Majelis Technopreneur Al Fatih

Majelis Technopreneur

Al Fatih

Tentang Kami

Profil Lembaga

Profil Lembaga

Profil Lembaga

Majelis Technopreneur Al Fatih adalah lembaga yang bergerak dalam pengembangan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai keislaman, teknologi, dan kewirausahaan. Lembaga ini hadir sebagai respon terhadap kebutuhan zaman akan generasi yang beriman, berilmu, berdaya saing, dan mandiri secara ekonomi di era digital.

Majelis Technopreneur Al Fatih dipimpin oleh Bapak Muhammad Zulkarnain Lubis, S.Pd.I., S.Kom., M.Kom, yang memiliki latar belakang keilmuan di bidang pendidikan Islam dan teknologi informasi. Kepemimpinan beliau menjadi fondasi kuat dalam mengintegrasikan dakwah, pendidikan, dan inovasi digital dalam satu ekosistem yang berkelanjutan.

Lembaga ini beralamat di Dusun IV Maju Bersama, Desa Kwala Air Hitam, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, dan berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat lokal maupun regional melalui program-program strategis dan kolaboratif.

Visi & Misi

Visi

Menjadi lembaga unggulan dalam membangun ekosistem technopreneur berbasis nilai-nilai keislaman yang berkontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan, dakwah, kemandirian ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat di era digital.

Misi

Mengembangkan pendidikan yang mengintegrasikan ilmu keislaman, teknologi, dan kewirausahaan.

Menyelenggarakan dakwah yang moderat, solutif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Mendorong lahirnya technopreneur dan UMKM berbasis digital yang mandiri dan berdaya saing.

Melaksanakan program sosial yang berorientasi pada pemberdayaan dan kemaslahatan umat.

Membangun dan membina komunitas sebagai wadah kolaborasi, inovasi, dan penguatan jejaring.

Memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana transparansi, informasi, dan pengembangan sistem digital lembaga.
Biografi Pendiri

Biografi Pendiri

Muhammad Zulkarnain Lubis, S.Pd.I., S.Kom., M.Kom adalah pendiri sekaligus pimpinan Majelis Technopreneur Al Fatih. Beliau memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang pendidikan Islam dan teknologi informasi, yang menjadi fondasi utama dalam merintis lembaga berbasis integrasi keilmuan dan digitalisasi.

Dengan pengalaman akademik dan praktis di bidang pendidikan, dakwah, serta teknologi, beliau memiliki kepedulian besar terhadap tantangan umat di era digital, khususnya dalam aspek kualitas sumber daya manusia, kemandirian ekonomi, dan pemanfaatan teknologi secara produktif dan bernilai islami.

Berangkat dari visi tersebut, beliau mendirikan Majelis Technopreneur Al Fatih sebagai wadah pembinaan yang tidak hanya fokus pada aspek spiritual dan keilmuan, tetapi juga pada penguatan keterampilan digital dan kewirausahaan. Di bawah kepemimpinannya, lembaga ini diarahkan untuk menjadi pusat kolaborasi antara pendidikan, dakwah, usaha, sosial, dan komunitas dalam satu ekosistem yang berkelanjutan.

Beliau meyakini bahwa kemajuan umat harus dibangun melalui sinergi iman, ilmu, dan teknologi, sehingga lahir generasi yang berakhlak, cerdas, mandiri, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas.